MENUJU PARIS
Ya paris, saya tidak berbohong saat teman menanyai kami sedang berada dimana? Di paris.. sejak
jaman colonial bandung terkenal dengan julukan Paris Van Java (parisnya jawa), saya tidak tau bagaimana sejarah
dan kronologisnya sampai muncul julukan itu, saya Cuma bisa menduga duga,
mungkin karena cuaca pegunungannya yg dingin, atau karena dulu wilayah
nusantara pernah dikuasai perancis, kau tau dimasa jayanya napoleon merajai
daratan eropa, termasuk belanda. dan
nusantara (jaman dulu belum ada indonesia) dikuasai belanda, jadi otomatis nusantara dijajah perancis! Lalu orang
perancis menamai kota bandung dengan paris van java, tapi tunggu dulu, itu buka
nama perancis tapi nama dlm bahasa belanda! Ah sudahlah analisa ku semakin
ngawur dan membingungkan, lagipula saya tidak terlalu suka dengan nama nama
itu, dan menyayangkan orang orang yg sangat terobsesi dengan eropa eropa ,
mengagungkan barat dengan menamai daerah di nusantara sebagai representasi dari
tempat tempat di eropa, sehingga muncullah julukan julukan seperti Venice Of The East yg mengacu pada kota
Palembang, Swiss Van Java untuk
garut, dn mungkin banyak lagi yg akan bermunculan, padahal nusantara punya keunikan sendiri yg sepatutnya
dibanggakan tanpa embel embel mancanegara, negri ini tempat paling indah di
dunia,kepingan surga yg jatuh ke bumi,
tanahnya subur udaranya hangat, selama
ratusan tahun negri ini diperebutkan bangsa bangsa didunia, seperti
serigala serigala lapar memperebutkan domba gemuk..dan tak
terhitung penderitaan yg telah ditimpakan kolonialisme terhadap negri ini
selama ratusan tahun, oh tuhan saya sangat benci membayangkan dimasa lalu pribumi diperbudak
asing!
Bandung dini hari, sekitar pukul satu dinihari, kereta tiba
dan penumpang tujuan kiaracondong turun, udara dingin disertai hembusan angin
mencucuk tulang menyambut kami, mungkin terlalu didramatisir tapi dimana mana
cuaca saat dini hari biasanya dingin, apalagi disini, diketinggian udara
pegunungan,walaupun saya pakai mantel bulu dan mengenakan kupluk rajutan..! celakanya kami tak diizinkan petugas stasiun
untuk menunggu pagi di dalam ruang tunggu stasiun, katanya khusus penumpang,
padahal didalam lebih nyaman! Berajak
keluar meninggalkan stasiun, didekat
pintu keluar ternyata banyak sosok tubuh bergelimpangan tertidur dibangku
stasiun, dan kami memutuskan bergabung dengan mereka, tidak jelas apa mereka
penumpang atau penduduk local, salah
satunya ada waria berjilbab, ya dia mengenakan jilbab dan merokok, membawa
keranjang sepertinya berisi sayuran, selalu tersenyum setiap menatap kearah
kami, senyum yg aneh sebab kita semua tau di seorang pria yg berpenampilan
seperti perempuan, saya menghampiri dan berusaha sesopan mungkin pinjam korek
untuk menyalakan rokok, tak ada orang lain yg terjaga selain dia! diluar pagar stasiun ada gerobak kayu butut,
dengan penerangan yg sangat redup, lampu pijar kuning yg biasa dipakai untuk
menghangatkan anak anak ayam yg baru menetas di peternakan,,ternyata itu pen jual
kopi dan lain lain pelengkapnya, mungkin satu satunya penjual kopi yg masih bertahan selarut ini..
![]() |
| menciut dicengkeram dingin |
Saya pesan kopi, dan tiga batang dunhill mild, untuk sedikit
mengusir dingin ini, lumayan,,seduhan kopi hangatnya sedikit jadi penawar!
Sebenarnya sejak sebulan terakhir saya memutuskan untuk tidak lagi merokok,
tapi apalah daya saya selalu punya alasan untuk menghisapnya lagi, ternyata
berhenti merokok tidaklah semudah sangkaan mereka yg anti perokok, kau tau kan
orang yg suka mengibaskan tangan nya di samping perokok, lalu kemudian pura
pura batuk, terlihat sekali tidak natural dengan aktingnya..ada juga yang
berhasil berhenti menghisap nikotin ini, partner saya sendiri contohnya, ia
sukses 100 persen berhenti..bagus untuknya! Tapi setelah melewati proses yg
panjang bahkan setelah dirawat dirumah sakit, katanya tidak bernafsu lagi
merokok! Bagaimana dengan saya? Setiap kali berpikir untuk berhenti merokok,
saya butuh rokok untuk berpikir…
Menunggu pagi, sekitar lima jam lagi..berbincang dengan
akang penjual kopi, menggali informasi sebanyak mungkin seputar kota ini, tentu
saja dari sudut pandang seorang penjual kopi, juga sebanyak apa yg diketahuinya! katanya bandung memang lebih dingin ahir ahir
ini, tidak seperti biasa, mungkin karena sudah lama tidak hujan! kemudian ada bapak bapak yg kemudian saya tau
adalah tukang ojek depan stasiun, bergabung dalam obrolan kami! Ini tips yg
sangat efektif untuk kalian solo traveler yg berbudget minim, dengan segelas
kopi kalian bisa mengakses informasi tak terbatas dari penduduk local, cukup
murah kan, kalian akan dapat info dimana hotel
murah, atau sewa kendaraan disekitar sini..
Sebenarnya tak ada rencana menginap dikota ini dalam rencana
perjalanan kami, tapi partner saya sudah tidak kuat melawan dingin sebab
kondisi fisiknya memang belum stabil sepenuhnya, keletihan diperjalanan, dan menahan
kantuk selama dikereta, kami memutuskan mencari hotel dan si bapak tukang ojek
dengan senang hati mengantar kami sebagai pelanggan pertamanya hari ini, tentu
saja ke hotel pilihannya, mungkin dia
dapat komisi dari pemilik hotel dengan membawa kami!
Saya pikir motor matic si bapak cukup kuat, kami bonceng
tiga, belum lagi backpack bawaan kami yg cukup berat, melintasi kota bandung
dipagi buta, kerlip lampu kotanya,sepi, dingiin, mungkin penduduk kotanya
sedang terlelap dibuai mimpi, tapi diarea pasar tradisional sudah mulai ada
aktifitas, ternyata hotelnya cukup jauh dari stasiun, sempat berbincang panjang
lebar dengan si bapak, menawarkan jasa wanita penghibur, ah membicarakannya
saja membuat badan terasa hangat
“kalo adeknya mau saya
bisa urus..” katanya
“cewe bandung pak?”
saya pura pura penasaran, padahal benar benar penasaran
“ia saya bisa telpon
sekarang , kalo tertarik”
“cantik gk, katanya
bandung kan gudangnya cewe cantik”
saya penasaran
“kan bisa milih, maunya
yg gimana, yg anak sma ada, mau yg udah kuliah juga banyak”
“biasa, tarifnya
berapa pak?”
“tergantung, ada yg
100, 300, sampai 500ribuan juga ada ” kata si bapak menjelaskan, saya hanya
melongo, ternyata si bapak punya banyak peluang bisnis sampingan selain tukang
ojek..sepertinya si bapak belum sadar kami Cuma turis kere, yg mesti menghemat
anggaran untuk sampai tujuan ahir, tak ada anggaran untuk begituan,,
Sampailah hotel, sebenarnya bukan hotel tapi
penginapan,bayar si tukang ojek kena Rp
40.000;-berdua, cukup pantas, mungkin karena satu satunya ojek yg masih
beroperasi di pagi buta..check in bayar Rp
90.000 per malamnya, entah itu harga yg pantas atau tidak untuk sebuah
kamar dengan satu tempat tidur, kamar mandi dalam dan dilantai dua dengan
pemandangan pemukiman penduduk yg baru saya sadari esoknya ternyata depan
penginapan adalah stasiun bandung kota, dan mesti chek out besoknya jam 1 siang..tidak
sesuai rencana, dan mesti menyesuaikan anggaran
lagi..
Bandung memang hanya persinggahan saja, tidak berniat
menjelajah lebih jauh, apalagi situasinya tidak memungkinkan mengingat
kesehatan partner saya, jadi saya hanya memutuskan city tour saja, ke tempat
tempat yang mainstream, seputar pusat kota! Gedung gedung tua, hotel tua, dan
orang tua yg melakukan pertunjukan jalanan dengan kemampuan story
tellingnya,,menurutku keren, meski banyak orang mengabaikannya, sepertinya saya
punya pandangan berbeda dengan kebanyakan orang,,mungkin orang orang hanya
menganggap kakek tua itu hanyalah pengemis tua jalanan, yg bertahan hidup
dengan belas kasihan orang orang, sebagian mungkin menganggap dia orang gila,
menghakimi tanpa mau sedikit meluangkan waktu mendengar apa yg ingin dia
katakana..kakek itu menceritakan sebuah kisah dati kitab suci, tentang sebuah
bencana yg akan ditimpakan kepada manusia sebab keserakahannya, ya dia benar
benar membawa alquran dan bercerita, sepertinya dia benar benar gila! Seraya
mengoceh saya menghampiri si kakek dan mendekat disampingnya, merasa mendapat
perhatian si kakek membuka lembaran alquran lusuh dan menunjukkan kepada saya,
dan mulai membaca ayat suci tersebut, saya ingat ia membaca permulaan surat
bani israil tentang perjalanan nabi ke langit ketujuh dalam peristiwa isra dan
mikraj, bacaannya jelek terbata bata tapi ia membacanya dengan benar, entah
karena dia memang suadah hafal atau ia memang bisa membacanya, tapi tak ada
hubungan nya antara ceritanya dan ayat
suci yg dia baca, saya meninggalkan si kakek yg masih terus mengoceh, dengan mengisi cawannya dengan recehan, maaf
kakek recehan itu bentuk apresiasi saya, nilainya sangat menyedihkan tapi
semoga berkenan, saya berdoa semoga kakek berumur panjang dan sehat selalu, dan
teruslah bercerita…
![]() |
| street ferformer..story teller |
Menelusuri jalan braga dengan kursi kursinya antiknya sepanjang
jalan,kemudian jalan asia afrika terdapat museum asia afrika,yg terkenal
seantero mancanegara karena disinilah diadakan konfrensi Negara Negara dunia
ketiga bersatu menggalang kekuatan menentang imperealisme barat, dan jangan
sepelekan dampak konfrensi internasional ini, barat akan sangat kewalahan
meredam gerakan perlawanan ditanah jajahan mereka! Gedung tempat
diselenggarakan konfrensi ini adalah saksi bisu symbol perlawanan kemanusiaan
terhadap penjajahan, dan kau harus tau siapa otak dibalik perlawanan
internasional ini, siapa sosok karismatik yang menggelorakan semangat bangsa
bangsa terjajah diasia afrika untuk menentang imperealisme! Dialah soekarno,
bapak bangsa pendiri republik ini, dia orang hebat, benar benar hebat, dan
beliau adalah kebanggan bangsa Indonesia, bahkan kebanggan bangsa bangsa dunia,
namanya harum didunia internasional, ia sangat dihormati didunia!
bagaimana pemimpin setelah beliau, hanya
jadi lelucon dan bahan tertawaan dunia, kemiskinan, kelaparan, korupsi ..ah
terlalu menyedihkan seolah kebanggaan dimasa lalu hanya sebatas dongeng sebelum
tidur..sebab hari ini kita masih berjuang bertahan hidup ditengah penjajahan
ekonomi,ideology dll..
![]() |
| jln braga..abbey road khas bandung |
Buat kamu yg idealis, kau harus memasukkan tempat ini
kedalam daftarmu,dan buat yang sok sok idealis seperti saya, boleh juga
berfoto bersama pak karno, lagipula
masuknya tidak dipungut biaya, saya suka tempat tempat gratis, seharusnya semua
tempat tempat bagus itu gratis!..memasuki
museum kau akan disambut oleh resepsionis yg ramah dan siap memandumu dan tentu
saja gadis cantik! Tapi sepertinya kami terlalu percaya diri, dan keliru,
sambutan hangat dan ramah itu bukan untuk kami, tapi untuk rombongan turis
asing dibelakang kami, sepertinya dari tiongkok, saya mendengar percakapan
mereka seperti masuk kedalam adegan film film hongkong, mungkin sebentar lagi
akan terjadi perkelahian memperebutkan daerah kekuasaan untuk menjual narkoba!
Kami hanya diminta mengisi buku tamu, kemudian diberi brosur
museum lalu dipersilahkan melihat lihat!
“ai adik cantik, mengapalah kau tak sudi memandu abang ni melihat lihat
tempat ini, abang datang dari seberang, jauh jauh dari tanah melayu ke tanah
jawa untuk menapak tilasi riwayat perjuangan pak karno” dalam hati
membatin..tapi sudahlah seperti kebanyakan turis kami Cuma ingin mengambil
gambar, lalu mengunggahnya ke internet, dan dengan sombong mengklaim sebagai
petualang elegan dan terpelajar sebab telah mengunjungi tempat bersejarah ini…
Lebihh banyak waktu kami habiskan di sekitar alun alun
bandung, di karpet hijau yang terbentang seluas lapangan bola, dihalaman masjid
raya kota bandung, area public yg ramai pengunjung dan juga penjual mainan anak
anak, tapi hari ini dimasjid ini ada acara para jemaah haji yg akan berangkat
dan akan dihadiri pak walikota, satu hal yg sangat saya sukai dari bandung yg
tidak terdapat pada kotra lain yang saya kunjungi..adalah cuacanya, sejuk bukan
dingin, ditengah terik matahari siang hari, saya memakai mantel bulu yg hangat!
Tempat yg nyaman untuk ditinggali, setidaknya itu kesan pertama saya terhadap
kota ini dan mungkin terlalu cepat…!
![]() |
| museum konfrensi asia - afrika.. GRATIS |
Menelusuri bandung, jalanannya yg antic, terkadang rindang
pepohonan menaungimu, dalam suasana sejuk dataran tinggi, ah siapa yg tak suka
bandung, juga ada tempat untuk mendapatkan barang barang murah dibelakang
masjid raya mungkin,sebenarnya sya tidak yakin, lebih tepatnya sok tau saja..
lagi lagi sesuatu yg murah, kau jangan lupakan sesuatu, kita adalah low budget
traveler..kata murah sangat merangsang gairahmu sebagai backpacker, meski
terkadang akan jadi sesuatu yg kau sesali kemudian hari..percayalah saya sudah
mengalami itu, kau bisa menyebutnya semacam tindakan penipuan mengatasnamakan
persaudaraan,,yah kami benar benar mengalaminya, dan itu cukup signifikan
merusak anggaran kami yg dari awal memang sangat terbatas…
![]() |
| sate memang khas madura, tapi gedungnya ada di bandung |
Senja tiba di kota kembang, sepertinya kota ini tengah bersiap menyambut malam yg romantic, sangat disayangkan kami harus ucapkan selamt tinggal untuk kota ini, mungkin lain waktu dan kesempatan saya akan kembali dan menikmati malam di kota ini..matahari tenggelam menyisakan semburat merah di kaki gunung, kemudian mengabur dalam pekat, membayang samar samar diantara kerlip lampu kota nya seiring lantun bus yg membawa kami jauh meninggalkan tanah pasundan menuju kota raja negeri para sultan memerintah, dan sangat di hormati rakyatnya, terdengar seprti cerita dongeng..saya berharap juga demikian adanya..





ConversionConversion EmoticonEmoticon